Thursday, 3 March 2016

Sebuah floppy disk drive (FDD), membaca dan menulis informasi secara magnetis ke dalam floppy diskettes (disket floppy). Disket floppy, diperkenalkan pada 1987, adalah salah satu bentuk media penyimpanan yang dapat dipindah atau portable.

Floppy Disk Drive

Disket floppy 3.5” yang saat ini digunakan memiliki cangkang luar plastik keras yang melindungi disket tipis, dan lentur di dalamnya. Bagian utama disket floppy  meliputi case pelindung floppy, disket magnetik lentur tipis dan pegas pintu geser.

FDD di-mount di dalam unit sistem dan hanya dilepas untuk perbaikan ataupun upgrade. Disket floppy dapat dikeluarkan di akhir sesi kerja komputer. Kekurangan utama disket floppy adalah kemampuanya untuk menyimpan hanya informasi sebesar 1.44 MB. Namun, untuk file yang berisi banyak grafis, kapasitas disket floppy mungkin tidak akan cukup.

Karena begitu kecilnya kapasitas yang bisa ditampung oleh disket yang merupakan pasangan dari floppy disk drive, maka banyak orang mulai beralih ke media penyimpanan lain yang dapat menyimpan dengan kapasitas yang lumayan besar. misalnya Flash Disk ataupun Compact Disk/CD.

Disket

Secara fisik FDD terbagi menjadi dua, yaitu ukuran 5.25 inch dan 3.5 inch, masing-masing ukuran juga memiliki tipe yang berbeda, yaitu Double Density (DD) dan High Density (HD) dengan rata-rata kecepatan putaran 300 rpm untuk double density dan 360 rpm untuk high density.

Demikian penjelasan tentang sistem kerja dan tipe serta manfaat dari FDD atau Floppy Disk Drive, sebagai referensi tentang hardware komputer baca juga istilah dalam dunia monitor.  semoga bermanfaat.

0 comments:

Post a Comment