SMK BUDI LUHUR

Thursday, 19 January 2023

Lowongan Kerja Staff Komunikasi PT. Aneka Tambang Tbk (ANTM)

PT. Aneka Tambang Tbk (ANTM) bergerak dalam bidang pertambangan simpanan alam, manufaktur, perdagangan, transportasi dan jasa terkait lainnya. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada 5 Juli 1968.


 

PERSYARATAN UMUN

1.Pria/wanita warga negara indonesia

2.Pendidikan minimal SMA/SMK/Setara (semua jurusan)

3.Sehat jasmani dan rohani

4.Memiliki kemampuan dan dapat berkomunikasi dengan baik

5.Teliti,disiplin dan bertanggung jawab serta motivasi kerja tinggi

6.Dapat bekerja secara individu maupun dalam team


KELENGAKAPAN BERKAS LAMARAN

1.Suratlamaran dan daftar riwayat hidup

2.Potocopy ijazah / surat keterangan lulus dan transkrip nilai

3.Potocopy ktp,kk dan pas poto ukuran 4×6 (2 lembar)

4.No telpon/hp dan alamat email yang valid

Bagi yang berminat dan memenuhi kriteria di atas silahkan


Kirimkan lamaran dan CV lengkap Viahttp://bit.ly/humas_antam


ALAMAT
Gedung Aneka Tambang
Jl. Letjen TB Simatupang No. 1 Lingkar Selatan, Tanjung Barat
South Jakarta
DKI Jakarta
12530

Lowongan Kerja Administrasi Keuangan PT Prata Solusi Maindo Tanjabtim - Jambi

Informasi lowongan kerja Administrasi Keuangan Kantor Tanjung Jabung Timur dari Perusahaan PT Prata Solusi Maindo , lowongan kerja Administrasi Keuangan Kantor Tanjung Jabung Timur terbaru ini berlokasi di kota Tanjung Jabung Timur yang berada diprovinsi Jambi . Lowongan kerja terbaru ini terbuka untuk pencari kerja yang memiliki pendidikan / lulusan terbaru . Lowongan Kerja bidang Akuntansi ini telah dibuka dan dipublikasikan sampai dengan waktu yang ditentukan.


Tanggung Jawab Pekerjaan Administrasi Keuangan Kantor Tanjung Jabung Timur:

  • Akuntansi Pajak, Administrasi Akuntan, Dukungan Akuntansi
  • Perbarui buku besar secara teratur secara akurat
  • Mempersiapkan hutang dan piutang secara tepat waktu
  • Verifikasi setiap transaksi keuangan
  • Menyusun laporan pajak secara berkala
  • Membantu atasan dalam mempersiapkan dan mengendalikan anggaran perusahaan
  • Berhubungan dengan auditor eksternal untuk laporan keuangan yang tepat dan sesuai


Persyaratan Pekerjaan Administrasi Keuangan Kantor Tanjung Jabung Timur:

  • Lulus dari Universitas terkemuka Gelar Sarjana (S1), Akuntansi / Pajak dengan IPK min 3,00 dari skala 4,00
  • Pengalaman minimal 1 tahun di posisi yang sama (Finance & Accounting)
  • Fresh Graduate dipersilakan untuk melamar
  • Keahlian yang dibutuhkan : ERP, Sistem Akuntansi SAP
  • Lebih disukai jika memiliki pengetahuan pajak (Brevet A/B)
  • Lancar menggunakan bahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
  • Keterampilan interpersonal yang sangat baik, semangat tinggi, orang kreatif dan motivasi diri
  • Mampu bekerja dalam tim dan dalam kondisi dibawah tekanan

Lowongan Kerja PT. Jaya Indah Motor Muara Bungo Jambi

Lowongan kerja  PT. Jaya Indah Motor

Bergerak di bidang Automotive Dealership

  • Cash/Credit
  • Service
  • Sparepart


Membutuhkan MARKETING EXECUTIF dengan kualifikasi dan persyaratan sebagai berikut :

Kualifikasi :

  1. Pria/Wanita
  2. Minimal Lulusan SMA/Sederajat
  3. Disiplin, Jujur dan Komunikatif
  4. Memiliki Kendaraan Sendiri

Persyaratan :

  1. Surat Lamaran
  2. FotoCopy KTP Elektronik
  3. FotoCopy Ijazah Terakhir
  4. Pas Foto 4x6 2 Lembar


Keuntungan yang didapat

  1. Insentif
  2. Bonus Lembur
  3. Jenjang Karier, Dll


Lamaran Diantar Langsung Ke Dealer Suzuki

PT. Jaya Indah Motor - Muara Bungo

Kontak Person : 0822 6525 2212 (Hengki)

Friday, 6 January 2023

Terbaru RPP Bahasa Inggris Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

RPP Bahasa Inggris Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 -  Berbicara RPP/ Rencana Pelaksanaan Pembelajaran tidak asing lagi bagi bapak dan Ibu terutama jika membuat sendiri, pasti mengetahui isi didalamnya bahkan sampai bisa membedakan mana versi kurikulum 2013 yang mana versi kurikulum nasional atau revisi terbaru 2018 yang berisi Integrasi PPK, 4C, HOTs dan Literasi.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran tidak asing lagi bagi bapak dan Ibu terutama jika membua RPP Bahasa Inggris Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018
Dwonload RPP Bahasa Inggris Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

RPP Bahasa Inggris Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

Kali ini akan bagikan contoh RPP Bahasa Inggris  Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 untuk Persiapan Tahun Ajaran 2019/2020 khusus bagi Bapak/Ibu yang belum membuat/ menyusun kedalam perangkat pembelajaran atau Adminsitrasi Guru Profesional. Karena memang ini bagian yang tidak bisa lepas dari Tugas Pokok dan Fungsi disamping memberikan Pelajaran didalam sekolah/ madrasah. Maka dari itu ini haruslah dibuat serius mungkin supaya nanti pembelajaran akan sangat menyenangkan sehingga siswa mampu mencapai kompetensi dari setiap kompetensi dasar, indikator dari masing-masing materi pelajaran.

Adapun Perubahan untuk Kurikulum 2013 Versi Revisi 2018 ini akan kami jelaskan dibawah ini :

1. Mengintegrasikan PPK (Penguatan Pendidikan Karakter)

Dalam Perbaikan PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) didalam pembelajaran untuk Kurikulum 2013 Revisi 2017 haruslah diperkuat lagi terutama untuk 5 Karekter yaitu : Religius, Nasionalis, Mandiri, Gotong Royong, dan Integritas.

Gerakan PPK perlu mengintegrasikan, memperdalam, memperluas, dan sekaligus menyelaraskan berbagai program dan kegiatan pendidikan karakter yang sudah dilaksanakan sampai sekarang. Dalam hubungan ini pengintegrasian dapat berupa :
  • Pemaduan kegiatan kelas,
  • Luar kelas di sekolah, dan
  • Luar sekolah (masyarakat/komunitas);
  • Pemaduan kegiatan intrakurikuler,
  • Kokurikuler, dan ekstrakurikuler;
  • Pelibatan secara serempak warga sekolah, keluarga, dan masyarakat;
  • Perdalaman dan Perluasan dapat berupa
  • Penambahan dan pengintensifan kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada pengembangan karakter siswa,
  • Penambahan dan penajaman kegiatan belajar siswa, dan
  • Pengaturan ulang waktu belajar siswa di sekolah atau luar sekolah; kemudian
  • Penyelerasan dapat berupa penyesuaian tugas pokok guru, Manajemen Berbasis Sekolah, dan fungsi Komite Sekolah dengan kebutuhan Gerakan PPK.
2. Gerakan Literasi Sekolah (GLS)

Pengertian Literasi dalam konteks Gerakan Literasi Sekolah adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara.

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik. Literasi lebih dari sekadar membaca dan menulis, namun mencakup keterampilan berpikir menggunakan sumber-sumber pengetahuan dalam bentuk cetak, visual, digital, dan auditori. Literasi dapat dijabarkan menjadi :
  • Literasi Dasar (Basic Literacy),
  • Literasi Perpustakaan (Library Literacy),
  • Literasi Media (Media Literacy),
  • Literasi Teknologi (Technology Literacy),
  • Literasi Visual (Visual Literacy).
3. 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation)

Dimana keterampilan abad 21 atau diistilahkan dengan 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation). Inilah yang sesungguhnya ingin kita tuju dengan K-13, bukan sekadar transfer materi. Tetapi pembentukan 4C. Sebenarnya kata ini tidak terlalu baru untuk kita.

Di berbagai kesempatan, kita sudah sering mendengar beberapa pakar menjelaskan pentingnya penguasaan 4C sebagai sarana meraih kesuksesan, khususnya di Abad 21, abad di mana dunia berkembang dengan sangat cepat dan dinamis. Penguasaan keterampilan abad 21 sangat penting, 4 C adalah jenis softskill yang pada implementasi keseharian, jauh lebih bermanfaat ketimbang sekadar pengusaan hardskill.

4. Higher-Order of Thinking Skill (HOTS)

Higher Order of Thinking Skill (HOTS) adalah kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif, dan berpikir kreatif yang merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kurikulum 2013 juga menuntut materi pembelajarannya sampai metakognitif yang mensyaratkan peserta didik mampu untuk memprediksi, mendesain, dan memperkirakan.

Sejalan dengan itu ranah dari HOTS yaitu analisis yang merupakan kemampuan berpikir dalam menspesifikasi aspek-aspek/elemen dari sebuah konteks tertentu; evaluasi merupakan kemampuan berpikir dalam mengambil keputusan berdasarkan fakta/informasi; dan mengkreasi meruapakan kemampuan berpikir dalam membangun gagasan/ide-ide.

Sehingga di dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang kita buat agar muncul empat macam hal tersebut (PPK, Literasi, 4C, dan HOTS) maka perlu kreatifitas guru dalam meramunya. Maka tidak mungkin lagi menggunakan model/metode/strategi/pendekatan yang berpusat kepada guru, namun kita perlu mengaktifkan siswa dalam pembelajaran (Active Learning). Khusus untuk PPK merupakan program yang rencananya akan disesuaikan dengan 5 hari belajar atau 8 jam sehari sedangkan untuk 2 hari merupakan pendidikan keluarga.

Download RPP Bahasa Inggris Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

Bagi anda Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris yang membutuhkan bisa dengan mudah didapatkan atau dilihat melalui preview dan link download dbawah ini :

Preview RPP Bahasa Inggris Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018



Download File :
RPP Bahasa Inggris Kelas 9 K13 Revisi 2018 Semester 1 dan 2 UNDUH GRATIS
Program Tahunan Bahasa Inggris Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi UNDUH GRATIS
Program Semester Bahasa Inggris Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi UNDUH GRATIS
Silabus Bahasa Inggris Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 UNDUH GRATIS
KKM Bahasa Inggris Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 UNDUH GRATIS
Kalender Pendidikan Tahun 2019/2020 Semua Provinsi Download
Contoh Jurnal Harian Guru dan Siswa Download

Dapatkan juga Kumpulan RPP K13 Revisi 2018 Kelas 8 SMP/MTs Semua Mapel :

Perangkat Pembelajaran IPS Kelas 8 K13 Revisi 2018 Download

Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 8 K13 Revisi 2018 Download

Perangkat Pembelajaran Prakarya Kelas 8 K13 Revisi 2018 Download

Perangkat Pembelajaran IPA Kelas 8 K13 Revisi 2018 Download

Perangkat Pembelajaran PPKn Kelas 8 K13 Revisi 2018 Download

Perangkat Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas 8 K13 Revisi 2018 Download

Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8 K13 Revisi 2018 Download

Perangkat Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 K13 Revisi 2018 Download

Perangkat Pembelajaran K13 Revisi 2018 Kelas 7 Semua Mapel Download

Itulah kiranya berbagi Informasi dan File mengenai RPP Bahasa Inggris Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018, semoga bermanfaat untuk Bapak/Ibu Semua dalam melengkapi Perangkat Pembelajaran atau Adminsitrasi Guru. Semoga bermanfaat dan Terima kasih sudah berkunjung.
Sumber https://wikipediapendidikan.blogspot.com/

Terbaru Pidato Bahasa Inggris Soekarno: KAA 1955 dan Terjemahannya

Contoh Pidato Bahasa Inggris Soekarno: KAA 1955 dan Terjemahannya Dalam Bahasa Indonesia. Pada postingan kali ini saya akan berbagi pidato bahasa Inggris kenegaraan Soekarno pada pertemuan Konferensi Asia–Afrika (KAA). Dr. Ir. H. Soekarno adalah seorang bapak proklamator Indonesia sekaligus presiden pertama Republik Indonesia yang menjabat pada periode 1945–1967. Beliau juga dikenal sebagai salah seorang yang jago pidato. Gaya pidatonya yang berapi-api seakan menyihir pendengarnya untuk diam mendengarkan sampai usai. Dalam pidato yang dia sampaikan, dia ingin mewujudkan lahirnya Asia baru dan Afrika baru, mari kita simak sama-sama Contoh Pidato Bahasa Inggris Soekarno: KAA 1955 dan Terjemahannya.


English speech

"This twentieth century has been a period of terrific dynamism. Perhaps the last fifty years have seen more developments and more material progress than the previous five hundred years. Man has learned to control many of the scourges which once threatened him. He has learned to consume distance. He has learned to project his voice and his picture across oceans and continents. lie has probed deep into the secrets of nature and learned how to make the desert bloom and the plants of the earth increase their bounty. He has learned how to release the immense forces locked in the smallest particles of matter.

But has man's political skill marched hand-in-hand with his technical and scientific skill? Man can chain lightning to his command-can be control the society in which be lives? The answer is No! The political skill of man has been far outstripped by technical skill, and what lie has made he cannot be sure of controlling.
The result of this is fear. And man gasps for safety and morality.

Perhaps now more than at any other moment in the history of the world, society, government and statesmanship need to be based upon the highest code of morality and ethics. And in political terms, what is the highest code of morality? It is the subordination of everything to the well-being of mankind. But today we are faced with a situation where the well-being of mankind is not always the primary consideration. Many who are in places of high power think, rather, of controlling the world.

Yes, we are living in a world of fear. The life of man today is corroded and made bitter by fear. Fear of the future, fear of the hydrogen bomb, fear of ideologies. Perhaps this fear is a greater danger than the danger itself, because it is fear which drives men to act foolishly, to act thoughtlessly, to act dangerously….

All of us, I am certain, are united by more important things than those which superficially divide us. We are united, for instance, by a common detestation of colonialism in whatever form it appears. We are united by a common detestation of racialism. And we are united by a common determination to preserve and stabilise peace in the world.

We are often told "Colonialism is dead." Let us not be deceived or even soothed by that. 1 say to you, colonialism is not yet dead. How can we say it is dead, so long as vast areas of Asia and Africa are unfree.

And, I beg of you do not think of colonialism only in the classic form which we of Indonesia, and our brothers in different parts of Asia and Africa, knew. Colonialism has also its modern dress, in the form of economic control, intellectual control, actual physical control by a small but alien community within a nation. It is a skilful and determined enemy, and it appears in many guises. It does not give up its loot easily. Wherever, whenever and however it appears, colonialism is an evil thing, and one which must be eradicated from the earth….

Not so very long ago we argued that peace was necessary for us because an outbreak of fighting in our part of the world would imperil our precious independence, so recently won at such great cost.

Today, the picture is more black. War would riot only mean a threat to our independence, it may mean the end of civilisation and even of human life. There is a force loose in the world whose potentiality for evil no man truly knows. Even in practice and rehearsal for war the effects may well be building up into something of unknown horror.

Not so long ago it was possible to take some little comfort from the idea that the clash, if it came, could perhaps be settled by what were called "conventional weapons "-bombs, tanks, cannon and men. Today that little grain of comfort is denied us for it has been made clear that the weapons of ultimate horror will certainly be used, and the military planning of nations is on that basis. The unconventional has become the conventional, and who knows what other examples of misguided and diabolical scientific skill have been discovered as a plague on humanity.

And do not think that the oceans and the seas will protect us. The food that we cat, the water that we drink, yes, even the very air that we breathe can be contaminated by poisons originating from thousands of miles away. And it could be that, even if we ourselves escaped lightly, the unborn generations of our children would bear on their distorted bodies the marks of our failure to control the forces which have been released on the world.

No task is more urgent than that of preserving peace. Without peace our independence means little. The rehabilitation and upbuilding of our countries will have little meaning. Our revolutions will not be allowed to run their course....

What can we do? We can do much! We can inject the voice of reason into world affairs. We can mobilise all the spiritual, all the moral, all the political strength of Asia and Africa on the side of peace. Yes, we! We, the peoples of Asia and Africa, 1,400,000,000 strong, far more than half the human population of the world, we can mobilise what I have called the Moral Violence of Nations in favour of peace. We can demonstrate to the minority of the world which lives on the other continents that we, the majority are for peace, not for war, and that whatever strength we have will always be thrown on to the side of peace.

In this struggle, some success has already been scored. I think it is generally recognised that the activity of the Prime Ministers of the Sponsoring Countries which invited you here had a not unimportant role to play in ending the fighting in Indo-China.

Look, the peoples of Asia raised their voices, and the world listened. It was no small victory and no negligible precedent!
The five Prime Ministers did not make threats. They issued no ultimatum, they mobilised no troops. Instead they consulted together, discussed the issues, pooled their ideas, added together their individual political skills and came forward with sound and reasoned suggestions which formed the basis for a settlement of the long struggle in Indo-China.

I have often since then asked myself why these five were successful when others, with long records of diplomacy, were unsuccessful, and, in fact, had allowed a bad situation to get worse, so that there was a danger of the conflict spreading…I think that the answer really lies in the fact that those five Prime Ministers brought a fresh approach to bear on the problem. They were not seeking advantage for their own countries. They had no axe of power-politics to grind. They had but one interest-how to end the fighting in such a way that the chances of continuing peace and stability were enhanced….

So, let this Asian-African Conference be a great success! Make the "Live and let live" principle and the "Unity in Diversity" motto the unifying force which brings us all together-to seek in friendly, uninhibited discussion, ways and means by which each of us can live his own life, and let others live their own lives, in their own way, in harmony, and in peace.

If we succeed in doing so, the effect of it for the freedom, independence and the welfare of man will be great on the world at large. The Light of Understanding has again been lit, the Pillar of Cooperation again erected. The likelihood of success of this Conference is proved already by the very presence of you all here today. It is for us to give it strength, to give it the power of inspiration-to spread its message all over the World."  

Terjemahannya

"Abad kedua puluh ini telah menjadi periode dinamisme yang hebat. Mungkin lima puluh tahun terakhir telah melihat lebih banyak perkembangan dan lebih banyak kemajuan materi daripada lima ratus tahun sebelumnya. Manusia telah belajar mengendalikan banyak momok yang pernah mengancamnya. Dia telah belajar untuk mengkonsumsi jarak. Dia telah belajar memproyeksikan suaranya dan fotonya melintasi lautan dan benua. kebohongan telah menggali jauh ke dalam rahasia alam dan belajar bagaimana membuat padang pasir mekar dan tanaman di bumi meningkatkan karunia mereka. Dia telah belajar cara lepaskan kekuatan besar yang terkunci di partikel terkecil materi.

Tetapi apakah keterampilan politik manusia berbaris seiring dengan keterampilan teknis dan ilmiahnya? Manusia dapat menghubungkan kilat dengan perintahnya - dapatkah mengendalikan masyarakat tempat hidup? Jawabannya adalah tidak! Keterampilan politik manusia telah jauh melampaui oleh keterampilan teknis, dan apa yang bohong telah membuat dia tidak yakin untuk mengendalikan.
Hasil dari ini adalah rasa takut. Dan manusia terengah-engah demi keselamatan dan moralitas.

Mungkin sekarang lebih dari pada saat lain dalam sejarah dunia, masyarakat, pemerintah dan kenegarawanan perlu didasarkan pada kode moralitas dan etika tertinggi. Dan dalam istilah politik, apa kode moralitas tertinggi? Ini adalah subordinasi dari segalanya untuk kesejahteraan umat manusia. Tetapi hari ini kita dihadapkan pada situasi di mana kesejahteraan umat manusia tidak selalu menjadi pertimbangan utama. Banyak yang berada di tempat-tempat berkuasa tinggi, alih-alih, mengendalikan dunia.

Ya, kita hidup di dunia yang penuh ketakutan. Kehidupan manusia saat ini terkorosi dan dibuat pahit oleh ketakutan. Takut akan masa depan, takut akan bom hidrogen, takut akan ideologi. Mungkin ketakutan ini adalah bahaya yang lebih besar daripada bahaya itu sendiri, karena ketakutan itulah yang mendorong manusia untuk bertindak bodoh, untuk bertindak tanpa berpikir, untuk bertindak berbahaya ...

Kita semua, saya yakin, dipersatukan oleh hal-hal yang lebih penting daripada hal-hal yang memisahkan kita secara dangkal. Kita disatukan, misalnya, oleh kebencian terhadap kolonialisme dalam bentuk apa pun. Kita dipersatukan oleh kebencian umum terhadap rasisme. Dan kita dipersatukan oleh tekad bersama untuk menjaga dan menstabilkan perdamaian di dunia.

Kita sering diberi tahu "Kolonialisme sudah mati." Janganlah kita tertipu atau bahkan ditenangkan oleh itu. Saya katakan kepada Anda, kolonialisme belum mati. Bagaimana kita bisa mengatakan itu sudah mati, selama wilayah Asia dan Afrika yang luas tidak bebas.

Dan, saya mohon agar Anda tidak berpikir tentang kolonialisme hanya dalam bentuk klasik yang kita, Indonesia, dan saudara-saudara kita ketahui di berbagai belahan Asia dan Afrika. Kolonialisme juga memiliki pakaian modern, dalam bentuk kontrol ekonomi, kontrol intelektual, kontrol fisik aktual oleh komunitas kecil tapi asing dalam suatu negara. Ini adalah musuh yang terampil dan bertekad, dan muncul dalam banyak samaran. Itu tidak menyerah dengan mudah. Dimanapun, kapanpun dan bagaimanapun kelihatannya, kolonialisme adalah hal yang jahat, dan sesuatu yang harus diberantas dari bumi….

Belum lama berselang kami berpendapat bahwa perdamaian diperlukan bagi kami karena pecahnya pertempuran di bagian dunia kami akan merusak kemerdekaan kami yang berharga, sehingga baru-baru ini menang dengan biaya yang sangat besar.

Hari ini, gambarnya lebih hitam. Perang hanya akan berarti ancaman bagi kemerdekaan kita, perang dapat berarti akhir dari peradaban dan bahkan kehidupan manusia. Ada kekuatan longgar di dunia yang potensi kejahatannya tidak ada yang benar-benar tahu. Bahkan dalam latihan dan latihan untuk perang, efeknya mungkin menumpuk menjadi sesuatu yang ngeri.

Belum lama berselang, mungkin saja mendapat sedikit kenyamanan dari gagasan bahwa bentrokan itu, jika terjadi, mungkin dapat diselesaikan dengan apa yang disebut "senjata konvensional" - batu bata, tank, meriam, dan manusia. Saat ini, sedikit saja kenyamanan yang ditolak bagi kita karena telah diperjelas bahwa senjata-senjata horor pamungkas pasti akan digunakan, dan perencanaan militer bangsa-bangsa didasarkan atas dasar itu. Yang tidak konvensional telah menjadi yang konvensional, dan siapa yang tahu contoh ketrampilan ilmiah sesat dan jahat lainnya telah ditemukan sebagai wabah pada kemanusiaan.

Dan jangan berpikir bahwa lautan dan lautan akan melindungi kita. Makanan yang kita kucing, air yang kita minum, ya, bahkan udara yang kita hirup dapat terkontaminasi oleh racun yang berasal dari ribuan mil jauhnya. Dan bisa jadi, bahkan jika kita sendiri lolos dengan ringan, generasi anak-anak kita yang belum lahir akan menanggung di tubuh mereka yang terdistorsi tanda-tanda kegagalan kita untuk mengendalikan kekuatan yang telah dilepaskan di dunia.

Tidak ada tugas yang lebih mendesak daripada menjaga perdamaian. Tanpa kedamaian, kemerdekaan kita tidak banyak berarti. Rehabilitasi dan pembangunan negara kita akan memiliki sedikit arti. Revolusi kami tidak akan diizinkan untuk menjalankan program mereka ....

Apa yang bisa kita lakukan? Kita bisa berbuat banyak! Kita bisa menyuntikkan suara nalar ke dalam urusan dunia. Kita dapat memobilisasi semua spiritual, semua moral, semua kekuatan politik Asia dan Afrika di sisi perdamaian. Ya kita! Kami, orang-orang Asia dan Afrika, 1.400.000.000 kuat, jauh lebih dari setengah populasi manusia di dunia, kami dapat memobilisasi apa yang saya sebut Kekerasan Moral Bangsa demi perdamaian. Kita dapat menunjukkan kepada minoritas dunia yang hidup di benua lain bahwa kita, mayoritas adalah untuk perdamaian, bukan untuk perang, dan bahwa kekuatan apa pun yang kita miliki akan selalu dilemparkan ke sisi perdamaian.

Dalam perjuangan ini, beberapa kesuksesan telah dicetak. Saya pikir secara umum diakui bahwa kegiatan Perdana Menteri Negara-negara Sponsor yang mengundang Anda di sini tidak memiliki peran yang tidak penting untuk dimainkan dalam mengakhiri pertempuran di Indo-Cina.

Lihatlah, orang-orang Asia mengangkat suara mereka, dan dunia mendengarkan. Itu bukan kemenangan kecil dan tidak ada preseden yang bisa diabaikan!
Kelima Perdana Menteri tidak membuat ancaman. Mereka tidak mengeluarkan ultimatum, mereka tidak mengerahkan pasukan. Sebagai gantinya mereka berkonsultasi bersama, membahas masalah, mengumpulkan ide-ide mereka, menambahkan bersama keterampilan politik masing-masing dan mengajukan saran yang masuk akal dan masuk akal yang membentuk dasar bagi penyelesaian perjuangan panjang di Indo-Cina.

Sejak itu saya sering bertanya pada diri sendiri mengapa kelima orang ini berhasil ketika yang lain, dengan catatan diplomasi yang panjang, tidak berhasil, dan, pada kenyataannya, membiarkan situasi yang buruk menjadi lebih buruk, sehingga ada bahaya konflik menyebar ... saya berpikir bahwa jawabannya benar-benar terletak pada kenyataan bahwa kelima Perdana Menteri membawa pendekatan baru untuk mengatasi masalah tersebut. Mereka tidak mencari keuntungan untuk negara mereka sendiri. Mereka tidak memiliki kapak politik kekuasaan untuk digiling. Mereka hanya memiliki satu kepentingan - bagaimana mengakhiri pertempuran sedemikian rupa sehingga peluang untuk melanjutkan perdamaian dan stabilitas ditingkatkan….

Jadi, biarkan Konferensi Asia-Afrika ini menjadi sukses besar! Jadikan prinsip "Hidup dan biarkan hidup" dan moto "Kesatuan dalam Keragaman" sebagai kekuatan pemersatu yang menyatukan kita semua - untuk mencari dalam diskusi yang ramah, tanpa hambatan, cara dan sarana yang dengannya kita masing-masing dapat menjalani kehidupannya sendiri, dan membiarkannya yang lain menjalani kehidupan mereka sendiri, dengan cara mereka sendiri, dalam harmoni, dan dalam kedamaian.

Jika kita berhasil melakukannya, efeknya bagi kebebasan, kemandirian dan kesejahteraan manusia akan menjadi besar bagi dunia pada umumnya. Terang Pemahaman telah kembali menyala, Pilar Kerjasama kembali didirikan. Kemungkinan keberhasilan Konferensi ini sudah dibuktikan dengan kehadiran Anda semua di sini hari ini. Adalah bagi kita untuk memberinya kekuatan, untuk memberinya kekuatan inspirasi - untuk menyebarkan pesannya ke seluruh Dunia."

Sumber https://www.itapuih.com/

Lengkap Biografi RA Kartini, Pejuang Emansipasi Wanita Masa Penjajah

Biografi RA Kartini, Pejuang Emansipasi Wanita Masa Penjajah - RA Kartini berasal dari Jepara, Jawa Tengah. Bernama lengkap Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat merupakan salah satu pahlawan wanita yang memperjuangkan hak-hak perempuan dimasa penjajahan.

Pejuang Emansipasi Wanita Masa Penjajah  Biografi RA Kartini, Pejuang Emansipasi Wanita Masa Penjajah

Pada kesempatan ini kami akan mencoba mengulas tentang Biografi RA Kartini Singkat saja. Ini mungkin karena kemampuan pengetahuan sejarah kami yang tidak begitu luas, sehingga tidak mampu mengungkapkan secara detail tentang Biografi RA Kartini Lengkap.

Biografi ibu Kartini memang ada banyak dituliskan. Hal ini mungkin disebabkan karena beliau sosok perempuan yang memiliki keberanian untuk berjuang dimasa penjajahan.

Ibu kartini merupakan sosok perempuan yang punya andil dan berjasa dalam perjuangan masa penjajahan.

Ini dibuktikan Ibu Kartini menjadi salah satu pahlawan wanita Indonesia. Beliau merupakan wanita bangsawan dan terdidik. yang memiliki harapan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan.

Di masa penjajahan wanita memang sangat tertindas dan tidak dihormati. Wanita dimasa penjajahan tidak mendapatkan pendidikan yang layak dan cendrung diabaikan mengenai pendidikan.

Pada kenyataannya peran wanita mendidik anak-anak dalam keluarga, mengurus suami, membantu pekerjaan suami, memperhatikan kesehatan keluarga hingga mengurus semua kebutuhan yang diperlukan dalam keluarga.

Berdasarkan hal tersebut, wanita memang memang harus mendapatkan pendidikan yang layak untuk menanggani pekerjaan yang dihadapinya pada kehidupan sehari-hari.

Secercah harapan muncul ketika masa penjajahan dengan perjuangan RA Kartini yang memperjuangkan pendidikan untuk wanita.

RA Kartini atau ibu kita kartini memang memiliki kecerdasan, kemampuan berfikir dan pemberani sehingga apa yang dilakukan ketika itu memberikan dampak besar bagi wanita.

Berikut Biografi RA Kartini atau ibu kita Kartini, pahlawan wanita Indonesia yang patut dikenang sepanjang masa.

Biografi RA Kartini

  • Nama asli : Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat
  • Nama terkenal : Raden Adjeng Kartini
  • Tempat lahir : Jepara Jawa Tengah
  • Tanggal lahir : Senin, 21 April 1879
  • Zodiac : Taurus
  • Wafat : 17 September 1904, Kabupaten Rembang
  • Ayah : Raden mas Adipati Ario Sosroningrat
  • Ibu : M.A Ngasirah
  • Garis keturunan : Hamengkubuwono VI
  • Warga Negara : Indonesia
  • Agama : Islam
  • Pasangan : K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat
  • Anak : Soesalit Djojoadhiningrat
  • Dikenal karena : emansipasi wanita

Riwayat RA Kartini dimasa Kecil

Biografi RA Kartini belum terasa lengkap rasanya jika kita tidak mengetahui mengenai riwayat RA Kartini dimasa kecil.

Dalam cacatan sejarah RA Kartini ra kartini lahir di Mayong, Jepara, Jawa Tengah pada tanggal 21 April 1879. Tanggal kelahiran RA Kartini menjadi peringatan "Hari Kartini" di Indonesia.

Anak dari pasangan Raden mas Adipati Ario Sosroningrat yang merupakan seorang bupati Jepara dan M.A Ngasirah yang merupakan putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono yang merupakan seorang guru agama di Telukawur, Jepara.

Jika ditelusuri dari ayahnya silsilah keturunan tersambung hingga sampai Hamengkubuwana VI. RA Kartini merupakan keturunan ningrat atau bangsawan Jawa.

Karena beliau dilahirkan dengan darah dan keturunan ningrat sehingga dirinya mendapatkan gelar Raden Ajeng. Kemudian setelah beliau menikah, gelar berubah menjadi Raden Ayu.

Biografi RA Kartini Tentang Pendidikan

RA Kartini menjalan pendidikan di Europese Lagere School hingga umurnya 12 tahun. Europese Lagere School beliau belajar bahasa Belanda.

Setelah itu RA Kartini harus menjalani adat istiadat Jawa ketika itu yaitu "dipingit". Berdasarkan kebiasaan masyarakat ketika itu, anak perempuan harus tinggal dirumah.

Pernikahan RA Kartini 

RA Kartini menikah dengan Bupati Rembang yaitu K.R.M Adipati Ario Singgih Djoji Adhiningrat pada usia 24 tahun, tepatnya pada tanggal 12 November 1903.

Setelah menikah RA Kartini berkeinginan untuk mendirikan sekolah wanita yang berada di pintu gerbang perkantoran rembang.

Pada tanggal 13 September 1904, RA Kartini dikaruniai seorang putra bernama Soesalit Djojoadhiningrat .

Namun pada hari keempat setelah melahirkan, di usia 25 tahun, Kartini meninggal. Beliau dimakamkan di Desa Bulu, Rembang.

Demikian Biografi RA Kartini, Pejuang Emansipasi Wanita Masa Penjajah yang dapat kami share pada artikel ini. Sumber https://www.cararingkas.com/

Tuesday, 3 January 2023

Lengkap Biografi Soekarno Sang Orator, Proklamator Presiden Pertama Indonesia

Siapa yang tidak kenal dengan Soekarno? Sang Orator, Proklamator Presiden Pertama Indonesia. Pada kesempatan ini, kita akan membahas biografi tokoh paling berpengaruh di Indonesia yaitu biografi Soekarno.

Soekarno merupakan salah satu sosok yang tersohor dan dikagumi di Indonesia dan dunia. Beliau merupakan orator ulung yang menyampaikan pidato dengan isi yang menginspirasi dan membakar semangat dan membangkitkan jiwa perjuangan anak muda dimasanya.

Hingga kini pidato soekarno masih sangat menarik dan disukai karena membangkitkan perjuangan generasi muda.

Selain sosok orator ulung, Soekarno merupakan salah satu founding father atau bapak pendiri bangsa Indonesia yang ikut merumuskan dan membacakan proklamasi kemerdekaan indonesia pada tahun 1945.

Sebagai presiden pertama Indonesia, Soekarno sangat disegani oleh pemimpin negara lain dimasa itu. Memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik, bahkan beliau mampu menguasai banyak bahasa sehingga dikenal kecerdasannya oleh pemimpin negara lain.

Kisah dan sepak terjangnya memang sangat menarik untuk disimak. Beragam cerita dan sejarah yang tercatat, dari hal-hal yang misterius hingga kecerdasannya melobi banyak orang. Berikut Biografi Soekarno Sang Orator, Proklamator Presiden Pertama Indonesia.

Biografi Soekarno

  • Nama lengkap : Ir. Soekarno
  • Nama panggilan : Bung Karno
  • Nama kecil : Kusno
  • Tempat, tanggal lahir : Blitar, 6 Juni 1901
  • Agama : Islam
  • Nama Isteri :
    • Fatmawati
    • Hartini
    • Ratna Sari Dewi
  • Nama Anak :
    • Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati, Guruh (dari Fatmawati)
    • Taufan, Bayu (dari Hartini)
    • Kartika (dari Ratna Sari Dewi)
  • Pendidikan :
    • HIS di Surabaya
    • Hoogere Burger School (HBS)
    • Technische Hoogeschool (THS) di Bandung
  • Meninggal : 21 Juni 1970
  • Dimakamkan : Blitar, Jawa-Timur

Masa Kecil Soekarno

Mengetahui Biografi Soekarno dari kecil akan lebih menarik. Panggilan akrab dan populer Soekarno adalah Bung Karno. Beliau lahir dari pasangan Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai pada tanggal 6 Juni 1901 di Blitar, Jawa Timur dengan mana Koesno Sosrodihardjo.

kita akan membahas biografi tokoh paling berpengaruh di Indonesia yaitu biografi Soekarno Biografi Soekarno Sang Orator, Proklamator Presiden Pertama Indonesia

karena sering sakit di masa kecil yang menurut kepercayaan dikala itu, disebabkan karena namanya tidak sesuai, maka kemudian berganti nama menjadi Soekarno.

Ibu Seokarno, Ida Ayu Nyoman Rai merupakan bangsawan bali yang bertemu dengan ayah Soekarno ketika menjadi guru di bali.

Semasa kecil Soekarno tidak tinggal bersama dengan orang tuanya, namun ia tinggal bersama kakeknya yang bernama Raden Harjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur. Sementara kedua orang tuanya tinggal di blitar.

Semasa tinggal bersama kakenya, Soekarno sempat sekolah walaupun tidak sampai menyelesaikan pendidikan disana, karena harus ikut bersama orang tuanya yang pindah ke Mojokerto.

Secara keturunan memang beliau merupakan golongan bangsawan, baik dari silsilah ayah maupun ibunya. Lantas apakah kehidupan yang Soekarno rasakan layaknya seorang bangsawan? hal ini memang menarik untuk ditelusuri.

Pada kenyataannya Soekarno lahir di era sebelum kemerdekaan Indonesia dimana masa-masa sulit banyak dirasakan oleh kalangan masyarakat tidak terkecuali keluarga Soekarno.

Soekarno kecil tidak memiliki sepatu, mandi bukan dengan air yang mengalir dari keran seperti yang kita rasakan pada jaman sekarang.

Makan selalu menggunakan tangan menjadi pilihan karena tidak memiliki sendok. Semua kondisi sulit di era sebelum kemerderkaan Indonesia.

Seperti diketahui ayahnya yang mengajar sebagai guru hanya mendapatkan 25 Gulden Belanda. Gaji tersebut harus dipotong untuk menyewa rumah di jalan pahlawan 88 surabaya sebesar 10 Golden.

Sisanya harus bisa menafkahi keluarga yang berjumlah 4 orang yaitu ayah, ibu, Soekarno dan Soekarmini yang merupakan kakak kandung Soekarno.

Riwayat Pendidikan Ir Soekarno

Biografi Soekarno tentang riwayat pendidikan tidak kalah penting untuk diketahui karena disini awal mula terbentuknya pengetahuan Soekarno. 

Di Mojokerto ayahnya menjadi guru di sekolah Eerste Inlandse School dan disanalah Soekarno kecil mulai sekolah.

Pada tahun 1911, Soekarno pindah sekolah ke ELS (Europeesche Lagere School) merupakan pendidikan tingkat sekolah dasar dan kemudian masuk ke HBS (Hogere Burger School) di Surabaya.

Pada tahun 1915, Soekarno menyelesaikan pendidikannya di Hogere Burger School. Kemudian tinggal bersama keluarga Haji Oemar Said Tjokroaminoto yang dikenal dengan nama H.O.S Cokroaminoto.

H.O.S Cokrominoto yang kelak adalah pendiri Serikat Islam yang merupakan teman akrab dari ayah Soekarno.

Sehingga Soekarno dapat dengan mudah berkenalan dengan para pemimpin Sarekat Islam (SI) seperti Haji Agus Salim dan Abdul Muis.

Semasa masih tinggal dirumah keluarga Cokroaminoto, Soekarno mulai mempelajari politik dan sering berpidato sendiri dengan cara berdiri di depan cermin.

Pendidikan Soekarno yang didapatkan di Hogere Burger School mendukung pengetahuan dan keterampilannya dalam politik dan berpidato hingga menjadi Sang Orator Ulung.

Seokarno pindah ke bandung setelah menyelesaikan pendidikan di Hogere Burger School pada tahun 1921.

Di bandung Soekarno tinggal bersama Haji Sanusi dan melanjutkan pendidikannya di Technische Hooge School pada jurusan Teknik Sipil hingga mendapat gelar Insinyur pada tanggal 25 Mei 1926.

Biografi Soekarno di Masa Pergerakan Nasional

Biografi Soekarno mulai memasuki pergerakan nasional pada tahun 1926. Pada tahun 1926 Soekarno mendirikan Biro Insinyur  bersama dengan Ir. Anwari dan mulai mengerjakan berbagai macam desain dan perancangan bangunan. Soekarno juga bekerja bersama dengan Ir. Rooseno merancang dan membangun rumah.

Selama di Bandung, Soekarno juga mendirikan Algemeene Studie Club (ASC) yang kemudian menjadi cikal bakal dari berdirinya Partai Nasional Indonesia.

Partai Nasional Indonesia berdiri pada tahun 1927. Sebagai sosok pendiri partai dan aktivis Soekarno pernah ditangkap oleh Belanda pada bulan Desember 1929.

Pada akhir tahun bertepatan tanggal 31 Desember 1931 Soekarno dibebaskan karena muncul gerakan Pledoi Fenomenal.

Pada tahun 1932 Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia/Partindo bertepan pada bulan Juli. Partindo sendiri merupakan pecahan dari Partai Nasional Indonesia.

Pada Agustus 1933, Soekarno kembali ditangkap lalu diasingkan ke Flores oleh pihak Belanda. Pengasingan ini bertujuan mencegah persatuan pada generasi muda ketika itu.

Pada ketika itu Soekarno hampir terlupakan oleh tokoh nasional karena diasingkan dilokasi yang jauh. Namun, Meski pun berulang kali ditangkap tidak membuat surut semangat perjuangan Soekarno hingga Soekarno dipindahkan ke Bengkulu ditahun 1938.

Seperti yang tercatat dalam sejarah Biografi Soekarno ketika dibuang ke Bengkulu bertemu dengan Mohmmad Hatta yang menjadi teman seperjuangan dan menjadi tokoh proklamasi kemerdekaan indonesia.

Di Bengkulu juga pertemuan Soekarno dengan Fatmawati yang menjadi Istrinya. Awal mula Fatmawati mengajak Soekarno untuk mengajar di Sekolah Muhammadiyah Bengkulu hingga berlanjut merajut cinta dalam sebuah keluarga.

Biografi Soekarno dalam perjuangan memang banyak menghadapi rintangan hingga Soekarno dibebaskan pada masa penjajahan Jepang di tahun 1942.

Biografi Soekarno dan Masa Penjajahan Jepang

Tahun 1942, Penjajahan Belanda berakhir dan Belanda meninggalkan Indonesia. Soekarno yang sempat akan dipindahkan oleh Belanda ke Australia namun gagal setelah dicegat oleh Jepang. kemudian Soekarno kembali ke Jakarta.

Jepang memanfaatkan Soekarno untuk menarik simpatik penduduk agar mendukung kebijakan yang dibuat oleh Jepang.

Catatan Biografi Soekarno diketahui bahwa Jepang menunjuk Soekarno agar memimpin tim persiapan kemerdekaan bangsa Indonesia yaitu BPUPKI dan PPKI.

Jepang berjanji memberikan kemerdekaan bagi Indonesia. Soekarno bahkan diberangkatkan ke Jepang untuk bertemu dengan kaisar Jepang yaitu Kaisar Hirohito.

Soekarno dengan sikap pantang menyerah terus menerus melakukan pendekatan politik dan kerjsama  dengan Jepang agar tercapainya kemerdekaan.

Disisi lain persiapan untuk kemerdekaan terus dilakukan oleh Soekarno dan tokoh nasional dimana itu seperti merumuskan Pancasila dan UUD 45 yang menjadi ideologi dan dasar negara Indonesia serta  menyusun dan merumuskan teks proklamasi kemerdekaan .

Biografi Seokarno dalam Peristiwa Rengasdengklok

Catatan Sejarah Biografi Soekarno dan Peristiwa Rengasdengklok terjadi menjelang proklamasi kemerdekaan.

Peristiwa Rengasdengklok terjadi akibat adanya perbedaan pendapat dan sudut pandangan antara golongan tua dan golongan muda.

Golongan Tua menginginkan agar proklamasi kemerdekaan Indonesia dipersiapkan secara matang dan baik.

Sementara bagi golongan muda menginginkan agar kemerdekaan Indonesia diproklamasikan segera mungkin dan secepatnya, tanpa harus menunggu lama dengan berbagai persiapan yang tidak diperlukan.

Karena adanya perbedaan pendapat yang tidak ada titik temu, maka kemudian golongan muda melakukan penculikan terhadap Soekarno dan Mohammad Hatta tepat pada tanggal 16 agustus 1945.

Soekarno dan Mohammad Hatta dibawah ke daerah Rengasdengklok untuk menjauhkan keduanya dari para pembisik dan dari pengaruh Jepang serta menyegerakan terlaksananya proklamasi kemerdekaan.

Peristiwa penculikan inilah yang kemudian disebut dengan Peristiwa Rengasdengklok

Mengetahui Soekarno dan Mohammad Hatta telah dibawah ke Rengasdengklok, para tokoh seperti Soebardjo menjemput keduanya.

Kemudian atas permintaan Sutan Syahrir, Soekarno dan muhammad Hatta dibawa kembali ke Jakarta. Ketika tiba di Jakarta keduanya bertemu dengan tokoh lainnya.

Soekarno, Mohammad Hatta dan bersama dengan Ahmad Soebardjo, mereka melakukan perumusan teks proklamasi kemerdekaan yang kemudian diketik ulang oleh Sayuti Melik seperti yang tercatat dalam sejarah Biografi Soekarno.

Biografi Soekarno Sebagai Presiden Pertama Indonesia

Tepat pada tanggal 17 Agustus 1945, Proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh Soekarno dan di dampingi oleh beberapa tokoh nasional. Tanggal tersebut menjadi hari kemerdekaan bagi bangsa Indonesia dan diperingati setiap tahunnya.

Indonesia dibentuk atas dasar negara republik dengan sistem demokrasi yang berlandarkan UUD 45 dengan lambang negara Pancasila.

Kemudian Soekarno dan Mohammad Hatta diangkat menjadi presiden dan wakil presiden pertama negara Indonesia.

Saat itu Indonesia sedang mengalami perombakan kabinet karena Presiden Soekarno kurang percaya pada sistem multipartai dan menyebut sebagai penyakit kepartaian.

Sebagai negara baru memang tidak dapat dipungkiri ada banyak masalah, sering membuat stabilitas negara goyang.

Masa-masa kepimpinan Soekarno sebagai presiden pertama Indonesia, muncul pemberontakan PKI yang dipimpin oleh Muso yang merupakan kawan lama Soekarno.

Selain itu juga terjadi pemberontakan yang disebut dengan permesta, Pemberontakan Republik Maluku, Pemberontakan APRA, dan Pendirian Darul Islam atau yang lebih dikenal dengan DI/TII.

Walaupun banyak rintangan dan kendala yang dihadapi pada awal lahirnya negara yang dipimpin oleh Soekarno, namun Indonesia mulai dikenal dan disegani oleh dunia Internasional.

Pemimpin dunia seperti John F. Kennedy presiden Amerika, Fidel Castro presiden Kuba dan pemimpin negara lain sangat menaruh hormat kepada presiden Soekarno.

Upaya kerjasama dan perdagangan mulai dilakukan, sempat menjalin hubungan erat dengan negara Rusia yang ditandai dengan pembelian sejata untuk pertahanan Indonesia.

Negara Indonesia pernah menggantikan sistem pemerintahan dari sistem parlementer menjadi presidensil yang terjadi antara tahun 1945 hingga 1960an.

Pada tahun 1960 pecah pergolakan politik yang sangat memilukan di Indonesia. Sebuah peristiwa pemberontakan yang sangat kejam yaitu Pemberontakan PKI (Partai Komunis Indonesia).

Peristiwa pemberontakan PKI lebih dikenal dengan sebutan G30-S/PKI dimana banyak para alim ulama, santri dan rakyat yang diculik dan dibunuh.

Pemberontakan PKI ini berhasil di tumpas oleh TNI, Kemudian  membuat akhir cerita dari kepemimpinan Soekarno sebagai presiden Indonesia pertama.

Hal ini ditandai dengan adanya  sebuah surat yang disebut dengan “Supersemar” atau Surat Perintah Sebelas Maret di tahun 1966 yang terkenal dan masih menjadi polemik dan kontroversi sejarah karena naskah aslinya tidak diketahui keberadaannya hingga sekarang.

Supersemar dikeluarkan secara langsung oleh Presiden Soekarno dan berisi perintah/himbauan dari Presiden Soekarno ke Soeharto agar bisa mengendalikan stabilitas keamanan nasional yang sedang kacau.

Akhir Jabatan Soekarno Sebagai Presiden

Biografi Soekarno, Setelah berakhir sebagai Presiden yang ditandai dengan diangkatnya Soeharto sebagai Presiden, Ir Soekarno kemudian tinggal di istana Bogor.

Kondisi fisik Soekarno yang makin tua mengakibatkan kesehatan menurun sehingga harus dirawat oleh tim dokter kepresidenan.

Pada tanggal 21 Juni 1970 Presiden Soekarno menghembuskan nafas terakhir di RSPAD Gatot Subroto yang terletak di Jakarta.

Presiden Soekarno dikebumikan dekat dengan makam ibunya Ida Ayu Nyoman Rai di Blitar, Jawa Timur.

Sebuah gelar disematkan sebagai "Pahlawan Proklamasi" yang diberikan oleh pemerintah karena jasanya kepada bangsa Indonesia dimasa kemerdekaan.

Nach demikianlah Biografi Soekarno Sang Orator, Proklamator Presiden Pertama Indonesia. Semoga kisahnya memberikan inspirasi bagi generasi penerus.
Sumber https://www.cararingkas.com/