Friday, 4 March 2016

Dalam beberapa kasus kerusakan mungkin disebabkan minimnya ilmu kita tentang sekering, jadi jika terjadi kerusakan kita masih bingung harus mana dulu yang di cross check. dibawah ini beberapa cara melakukan diagnosa kerusakan sekering.

Sirkuit Pelindung

 1  Sekering putus segera setelah switch dinyalakan. 
Switch tersebut mungkin rusak atau aliran listrik mempunyai hubungan pendek. Lepaskanlah kabel masuk dan “switch” dan periksalah kontinuitas “switch” dengan memakai tester tangan. Bila ada kontinuitas, terminal-terminal di dalam “switch box” mungkin rusak atau kabel aliran putus. 

 2  Sekering putus bila sepeda motor “bounce” ke atas. 
Mungkin, beberapa bagian dan kabel-kabel terluka dan menempel pada chasis Periksalah kabel kabel yang kemungkinan besar bergetar atau mempunyai kontak dengan chassis, dan bila ada bagian dan isolasinya putus, lindungilah dengan tape vinyl atau tape isolasi lainnya. Periksalah juga konektor-konektor yang longgar dan bila perlu kencangkanlah. Akhirnya, pastikanlah bahwa konektor tidak memperlihatkan tanda akan lepas segera. 

 3  Sekering putus segera setelah rem dipakai.
Kabila sepeda motor bergetar, sehingga menyebabkan hubungan pendek. Perbel aliran dan “switch” lampu rem ke lampu remnya dianggap mempunyai hubungan pendek. Tentukan tempat hubungan pendek tersebut dan lindungilah daerah yang tanpa isolasi dengan tape vinyl atau tape isolasi lainnya.

 4  Bila lampu utama (headlight) diubah arahnya, sekering putus. 
Lepaskanlah kabel masuk “dimmer switch”, dan periksalah kontinuitas dan switch

Demikian langkah-langkah dalam melakukan diagnosa kerusakan pada sekering, baca juga analisa dan pemeriksaan kerusakan sekering. semoga bermanfaat.

0 comments:

Post a Comment